SNICKERS AND THE CHICKEN FIGHTER Perkenalkan K.I.M “Keep It Moving” Sebagai Single Enerjik Terbaru Mereka

Categories: Music

Share
Halo Bvckle’s Fren! Kali ini kita bahas temen-temen kita dari Malang, Snickers And The Chicken Fighter (SATCF), yang baru aja nge-drop single terbaru berjudul "K.I.M (Keep It Moving)".

SATCF terkenal dengan karya-karya lama mereka yang nge-punk rock atau melodic punk, bedanya di lagu ini Cahaya Satya Andhyka (Gitar), Jaka Satya Putra (Drums), Jefri Triharto (Gitar), Aditya Kurniawan (Vocal, Bass), Albertus Prima Karuniargo Oneding (Keyboard) mencoba kasih sentuhan yang lebih modern tapi tanpa ninggalin identitas asli mereka di SATCF sebelumnya. Kombinasi antara energi melodic hardcore dan flow rap yang agresif bikin lagu ini jadi seru untuk didengerin!

Liriknya juga nggak main-main, mereka galakkan keresahan soal ketidakadilan yang masih terjadi di sekitar kita. Ada semangat perubahan yang kental seperti di bait,

"Aiming for the top, started from the bottom now we here"

"Hands in the air, we screamin’ for change". 

Lagu yang bikin pendengarnya headbang dengan pesan sosial yang juga cukup related dengan kondisi zaman sekarang.

Menurut Adit, vokalis SATCF, sound di “K.I.M” sebenernya udah jadi fondasi sejak lama, cuma bedanya sekarang disesuaikan dengan influence dari energi raw milik para musisi seperti Joey Valence & Brae, End It, dan Angel Du$t. Jadi, buat yang udah kenal dari album self-titled mereka tahun 2011, ini kayak evolusi yang pas tanpa kehilangan rasa.

Yang menarik, meskipun lagu ini berbahasa Inggris untuk energi yang lebih global, tapi SATCF tetep janjiin akan ada dua lagu berbahasa Indonesia dalam rilisan selanjutnya. 

Cause we’re proud to be Indonesian people!.” Ungkap mereka.

Mereka tetap menjaga keseimbangan antara lagu-lagu upbeat yang sarat kritik dan materi yang lebih personal, karena inspirasi terbesar mereka memang datang dari kehidupan sehari-hari.

Overall, "K.I.M (Keep It Moving)" adalah single yang solid, energik, dan punya pesan kuat. Cocok buat lo yang butuh musik buat semangat sekaligus refleksi. Yuk dengerin di Spotify, Apple Music, atau YouTube. Dukung musik lokal, dan tetap berpikir kritis! (INQ)

AntiNRML Perkenalkan RIKU, Alter Ego JVSAN Luapkan Energi Emo Rave Lewat Single Perdana “STFU”

Categories: Music

Share
Kolektif/label AntiNRML resmi memperkenalkan RIKU, sebuah proyek baru yang lahir dari sisi paling gelap dan konfrontatif milik JVSAN. Lewat single perdana bertajuk “STFU”, RIKU hadir sebagai pelepasan raw energy Emo Rave yang agresif dan eksperimental.

RIKU menjadi langkah AntiNRML dalam memperluas spektrum musikal mereka, menjauh dari zona aman dan masuk ke wilayah eksperimental yang lebih bising dan tentunya personal. Proyek ini digagas oleh JVSAN bersama KIROHTA, sebagai ruang pelampiasan amarah, kekacauan batin, serta luapan emosi yang selama ini tidak terwakili di proyek-proyek sebelumnya.

Tentang RIKU

RIKU merupakan alter ego bayangan dari JVSAN. Jika selama ini JVSAN dikenal lewat karya R&B yang soulful, melankolis, dan sarat kerentanan, maka RIKU adalah kebalikannya yaitu sisi gelap yang meledak dalam distorsi, beat berat, dan teriakan emosional.

Nama RIKU terinspirasi dari karakter dalam seri Kingdom Hearts—sosok yang jatuh ke dalam kegelapan dan mengambil peran antagonis. Paralel dengan narasi tersebut, RIKU merepresentasikan kejatuhan JVSAN ke dalam kehampaan batin, di mana amarah, pemberontakan, dan intensitas emosi mengambil alih kendali.

RIKU merupakan refleksi dualitas JVSAN sebagai seniman: antara cahaya dan luka, antara kesedihan yang dipendam dan amukan yang dilepaskan. Jika JVSAN berbicara dengan nada lirih, RIKU memilih berlari bebas dan memberontak.

Melalui RIKU, AntiNRML kembali menegaskan posisinya sebagai rumah bagi proyek-proyek non-konvensional yang berani menabrak batas genre dan norma. RIKU menjadi simbol kebebasan berekspresi dan musik sebagai ruang aman untuk lebih ekspresif , memberontak, serta jujur terhadap diri sendiri.

Tentang Single “STFU”

“STFU” menjadi pintu masuk pertama menuju dunia RIKU di tahun 2026. Lagu ini menyoroti fenomena orang-orang yang gemar berbicara tanpa memahami konteks seperti menggiring narasi palsu, menghakimi dari kejauhan, dan menebar kebencian berdasarkan asumsi.

Pesan lagu ini disampaikan secara frontal dan tanpa basa-basi. Sebuah pernyataan sikap yang terangkum dalam satu kalimat: 

“Gausah banyak bach000t, mending pulang.”

Dalam kolaborasinya dengan KIROHTA, kemarahan tersebut diterjemahkan menjadi komposisi yang brutal tapi tetap rapih. Beat padat, lapisan suara yang bertabrakan, serta dinamika yang intens menciptakan atmosfer seperti ledakan emosi di lantai rave dan tidak memberi ruang untuk diam.

“STFU” merupakan sebuah perlawanan terhadap kebisingan yang salah arah, kepalsuan sosial, dan penghakiman yang lahir dari ketidaktahuan.

Single “STFU” menandai awal perjalanan RIKU bersama AntiNRML dan lagunya sudah rilis diseluruh DSP official milik RIKU. Alarm tanda bahaya bahwa energi gelap ini baru saja dilepaskan, dan masih banyak amukan yang menunggu untuk diluapkan. Congratulations! (INQ)

TANDA SERU! Kolaborasi dengan RJA ORCHESTRA Lahirkan Memento Orkestrasi Amarah yang Megah

Categories: Music

Share
Dalam konsep bermusik yang kerap terjebak dengan pola stagnasi berkarya, kehadiran Tanda Seru! selalu menjadi bagian yang berbeda dalam menyampaikan kegelisahannya. Proyek solo berformat band grunge dari seorang Yunan Helmi(produser & song writer) ini kembali membuktikan bahwa ekspresi nada dan distorsi tak harus selalu dibuat dengan konsep rekaman band aja. Mereka justru mengangkatnya ketingkat yang lebih tinggi dengan merilis tiga video klip sekaligus dari album "Negeri Para Begundal" dalam format live orkestra audio.  

Ketiga lagu tersebut yaitu "Panitia Akhirat", "Setiap Hari Kami Berdoa Agar Koruptor Dihukum Mati" dan "Negeri Para Begundal" bukanlah pilihan acak namun merupakan bagian dari karya trilogi yang menyoroti kebusukan politik, kemunafikan elit agama, kekesalan pada mafia hukum dan keputusasaan rakyat yang dirampas. Dengan mengemasnya kedalam live orkestra, Tanda Seru! seolah ingin memberikan makna kesakralan, ironi dan amarah bertopeng elegan nan klasik, lalu dipamerkan tepat kewajah para penjilat. Terlihat berkelas namun yang sebenarnya adalah bagian dari konspirasi nada ejekan dan sumpah serapah yang menolak untuk berakhir.

Kolaborasi dengan RJA Orchestra adalah sebuah langkah yang cukup impresif dan bukan sekadar gimmick. Aransemen strings yang dramatis memberi dimensi ruang baru pada spirit grunge yang bertenaga. Ditambah adanya nuansa kolosal runtuhnya bangsa Yunani yang muram dan agung. Vokal tamu dari Aisha Dama Candrika, Malaika Azura dan kutipan syair Arab dari Nadhifa Azzahra makin menambah derap luapan emosional sekaligus kritikan sosial yang mendalam.

Formasi inti Tanda Seru! yakni Yunan Helmi (vokal, gitar), Leca Percussion (drum) dan Evanny Noei Rana (bass) menjadi sebuah kesatuan yang kokoh. Dengan latar belakang musik mereka yang sudah mumpuni seakan menghidupkan kembali nyawa Kurt Cobain dengan melibatkan kolektif violin Melody Violin sebagai tamu dan seluruh musisi RJA Orchestra. Kolaborasi yang bertutur kisah berontak namun tidak melembutkan pesannya. Justru memperjelasnya menjadi sebuah hingar bingar yang eksklusif.

Proses produksi one take shoot untuk tiga videoklip adalah sebuah langkah berani namun tetap maksimal dari sang visioner, Yunan Helmi sebagai otak di balik proyek ambisius yang presisi untuk skala indie.

Dengan langkah ini Tanda Seru! mengukir sejarah tersendiri bahwa musik kritik dan kritis bisa saja berwajah klasik nan megah tapi tidak akan kehilangan sedikitpun giginya yang tajam. Di tengah hiruk-pikuk industri mainstream, Tanda Seru! memilih jalan mengabadikan amarah dalam simfoni dan hasilnya adalah ‘memento’ peringatan yang indah sekaligus membahayakan.

Last words, Jika energi musik berada ditangan yang tepat maka luapan kemarahan dapat menjadi sebuah karya seni yang epic dan impresif. Tidak terkecuali dengan Tanda Seru! yang sekali lagi berhasil membuktikan diri mereka bukan sekadar band, tapi sebagai narator gelap dari zaman masa kini.

Saksikan Videoklip Live Orkestra Tanda Seru! di Channel Youtube resminya: @officialtandaseru. (INQ)