Setelah sempat tenggelam dalam jeda panjang yang nyaris meredup, FINGER!, kuartet emo-punk asal Kota Batu, akhirnya kembali dengan single terbaru bertajuk “In Disguise”. Dirilis secara mandiri bak luapan energi yang selama ini tertahan sejak masa pandemi.
Terbentuk pada 2019, FINGER! dihuni oleh Caesar Nicko (gitar/vokal), Farkhan Ghani (gitar/vokal), Iqbal AR(bass/vokal), dan Ezra Adinugroho (drum). Sebelumnya dikenal dengan nama Finger Crossed, mereka sempat merilis single “Restroom Monologue” pada 2020 sebelum akhirnya berevolusi menjadi FINGER! dengan arah musikal yang lebih eksploratif dan berisik.
Akar musikal FINGER! tumbuh dari rasa penasaran terhadap berbagai spektrum genre yang tidak biasa. Mulai dari kompleksitas math-rock hingga energi liar emo-punk, referensi mereka meliputi band-band seperti Tiny Moving Parts, Elephant Gym, Tricot, Asian Kung-Fu Generation, hingga Jank. Perpaduan ini membentuk identitas FINGER! yang emosional namun tetap dinamis, kasar but masih terstruktur.
“In Disguise” sendiri sejatinya bukan materi baru. Lagu ini sudah digarap sejak pertengahan 2020 dan sempat direncanakan masuk ke dalam mini album. Namun, pandemi dan kesibukan masing-masing personel membuat proyek tersebut terhenti di tengah jalan, meski seluruh instrumen dan vokal sebenarnya telah direkam.
Baru pada akhir 2024, semangat untuk menyelesaikan “hutang lama” itu kembali muncul. Dengan energi yang masih terjaga, mereka memutuskan untuk mengulang proses rekaman dari awal demi mendapatkan hasil yang lebih matang. Hasilnya, “In Disguise” rampung pada awal 2026 dengan pendekatan yang terasa lebih segar namun tetap mempertahankan emosi mentah yang menjadi ciri khas mereka.
Secara tematis, “In Disguise” mengangkat kegamangan seseorang dalam mengekspresikan perasaan di tengah lingkungan sosial yang tidak sepenuhnya berpihak. Ada dorongan untuk bersikap acuh, namun di saat yang sama tetap ada keinginan untuk menyebarkan energi positif sebagai bentuk kompromi dengan keadaan. Sebuah konflik batin yang mudah relate dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dalam proses produksinya, seluruh instrumen dan vokal direkam di Haum Studio, dengan sentuhan akhir mixing dan mastering oleh Axel Kevin Y.D. serta Muhammad Fitryan Al-Fajri. Sementara itu, aspek visual dipercayakan kepada Rafi Wicaksana sebagai fotografer dan Romizan Iqbal (Yomi) sebagai ilustrator, melengkapi rilisan ini dengan identitas visual yang kuat.
Kembalinya FINGER! lewat “In Disguise” juga menjadi pembuka untuk rangkaian rilisan mereka ke depan. Selain berpartisipasi dalam kompilasi Revolution Autumn #3 melalui track “Epilogue”, mereka juga tengah mempersiapkan EP perdana yang dijadwalkan rilis pada kuartal ketiga 2026.
“In Disguise” sudah tersedia di berbagai platform digital sejak 13 Maret 2026. Sebuah awal baru bagi FINGER! dengan distorsi yang lebih berisik, dan tentu saja wajib diwaspadai! Congrats! (INQ)