Energi Baru Devormity Lewat Single Terbaru Mereka “Metamorph”

Categories: Music

Share
Kali ini gebrakan terbaru dari unit death metal asal Bandung sejak 2009, Devormity kabarkan melalui siaran pers atas rilisnya single terbaru mereka yang bertajuk “Metamorph”. Single ini juga sekaligus menjadi tanda penting bahwasanya saat ini mereka bernaung di bawah Futura Records yang artinya siap merangkai gebrakan-gebrakan dengan vibrasi teranyar Devormity.

Dengan membawa energi baru yang ingin disalurkan, Devormity tak hanya fokus pada brutal nan ganasnya energi musik death metal yang sudah jadi karakter mereka, tapi juga bumbu groovy yang terinspirasi dari slam dan hardcore. Selain menyalurkan agresivitas, single ini juga menempatkan ruang kontemplasi yang bisa dihinggapi pendengar selama durasi berjalan dan pastinya akan membuat kepala otomatis headbang.

Demi memperkuat kesannya yang comeback dengan vibrasi segar, mereka menata ulang citra visualnya yang kini lebih banyak menyerap energi band-band slam death metal—dimana musiknya terinspirasi dengan vintage musical death metal era awal seperti Dying Fetus, Dyscarnate, Internal Bleeding, hingga Soils Of Fate. Adapun cover artwork  untuk “Metamorph” digarap langsung oleh Gilang Pradipta Vergiawan (Abigail Clothing/Praver Studio).

Bicara narasi, “Metamorph” sendiri menceritakan seseorang yang melawan bandwagon effect di lingkungan sekitar. Karena bersifat meniru, tentunya ini tak selalu punya dampak baik buat personal maupun mental. Maka dari itu, sifat melawan arus ini jadi semangat yang ingin dijunjungnya hingga akhirnya banyak orang tersadar bahwa tetap jadi diri sendiri adalah jalan paling bijak.  

Lepas single ini mengudara, kuartet Irvan (vokal), Vey (gitar), Hilmy (bass), dan Redda (drum) mengaku masih punya agenda lain yang ingin mereka garap bersama Futura Records, mulai dari tur kecil-kecilan hingga rekaman full-length yang akan diumumkan dalam waktu mendatang. 

Langkah ini menandai awal dari babak baru semangat Devormity. Entitas ini layak terus dipantau lewat berbagai inisiatif agresifnya bersama gebrakan Futura Records. Dan tentunya pastikan “Metamorph” sudah kalian dengarkan, karena sejak 11 April lalu sudah mengudara online di berbagai kanal musik digital favoritmu! Hellyeah (INQ)

Band Punk DT09 Siarkan Kabar Perilisan Album Kedua Bertajuk “ASA”

Categories: Music

Share
DT09 Band yang terbentuk sejak tahun 2005. Terdiri dari, Rian (vocal), Marday (gitar), Syami (gitar), Dotro (bass) dan Tio (drum).

Berbeda dengan album pertama mereka yang mengangkat tema tentang sepak bola dengan semangat ultras supporter, namun album "ASA" lebih membahas soal isu sosial, cita-cita & harapan, kehidupan sehari-hari hingga perjuangan kelas pekerja. Seperti contoh dalam lagu "Soerja" yang ditulis oleh Syami dan didedikasikan untuk ayahnya. Syami juga mengatakan bahwa ini adalah doa dari saya yang belum bisa menjadi apa-apa, ini adalah doa untuk ayah saya, semoga selalu disehatkan dan diberkahi, judul “Soerja” juga diambil dari nama bapa saya “Suryaman” namun dijadikan ejaan lama, akhirnya keluarlah judul “Soerja” atau Surya (matahari) yang merupakan sumber cahaya alami utama untuk menerangi Bumi dan memberikan energi untuk kehidupan dibumi ini.

Album kedua ini berisi 10 lagu, selain itu DT09 juga berkolaborasi dengan Mustika Kamal (Last Goal Party & Billfold) di lagu "Serasa Sebendera" dan Dave Syauta (The Paps) di lagu "Oi Rudie".

Album ASA sudah resmi rilis pada 19 April 2025 di seluruh platform digital. Punk not dead! (INQ)

EVERYDAY NABATI Luncurkan EP Perdana Bertajuk “Ameliorasi”, Tumpahkan Keresahan Realitas

Categories: Music

Share

Dari kedalaman Bantul, Yogyakarta sebuah band yang diam-diam menyimpan potensi melalui resonansi radikalnya, Everyday Nabati band yang kini berdiri lebih tegap dengan EP perdana mereka bertajuk “Ameliorasi”. Lima trek yang berisi keresahan terhadap realitas kehidupan, ditarik dari kisah pribadi dan kolektif kemudian menjelma menjadi sebuah metamorfosa sonik. Dirilis dengan gagah pada tanggal 11 Februari 2025.

Makna Ameliorasi dan Sebuah Langkah Baru

Bak sebuah pondasi, band ini menyusun kerangka lama dan merakit ulang dirinya. Setelah dua single awal “Munafik” dan “Sesal” yang masih mencari arah, EP ini hadir seperti vibrasi dan semangat baru. Disinilah mereka menemukan nadir dalam lima lagu yang tajam secara emosional dan lebih agresif secara musikal. Ada “Petarung” dengan kisahnya melawan dunia, “Pesta Pertemanan” yang kental dengan punk rawk-nya, “Harapan Baru” tone nada yg sedikit rintik namun memiliki lirik yang mengajak untuk tetap berdiri di kaki sendiri, sesulit apapun itu. Untuk lagu “Melambung Tinggi” berisi keluhan tentang harga yang saat ini melambung tinggi. Dan lagu terakhir “Terbit” yang segar dengan melodik punknya.

Mereka tak menyuapi pendengar dengan formulasi pop punk manis ala MTV. Yang mereka bawa adalah gabungan raw energy dan disonansi khas Japanese pop punk, lalu ditarik lebih dalam oleh atmosfer emo dan diberi semburan melodi heavy punk rock. Hasilnya? Sebuah soundscape yang masih jarang terdengar di belantara musik Indonesia, namun memiliki peluang besar bagi para pendengar musik yang memiliki punk rock taste yang kuat.

Ada sedikit sentuhan Totalfat, nuansa getir seperti Ling Tosite Sigure, dan melodik yang resisten dari The Used atau Silverstein. Tetapi dikemas lebih otentik ala-ala band melodik punk lokal.

Formasi Baru, Energi Baru

Dengan formasi terbaru Nibras (vokal), Alfian (bass), Rangga (lead guitar), Dimboy (rhythm guitar), dan Arya (drum), Everyday Nabati seperti menemukan nyawa baru. Vokal Nibras tak hanya sebatas pembawa lagu berbalut suara, ia gelorakan berapi-api. Sementara permainan gitar Rangga dan Dimboy yang tetap selaras dan harmoni dengan riff-riff kasarnya, disambut dentuman ritmis Arya yang agresif. Lalu peran Alfian menjaga dinamika dan karakter beat lagu, tepat sebagai pelengkap.

“Ameliorasi” bukan hanya sekedar EP. Ia adalah sebuah langkah awal dari sebuah proses. Everyday Nabati bukan band yang hanya serta-merta hadir di kerumunan padatnya industri musik, keresahan mereka ingin didengar dan tersampaikan. Tidak menjual fantasi, tapi mengajak berdamai dengan kenyataan. Dan di masa ketika segalanya serba cepat dan mahal, kejujuran adalah bentuk radikalisme paling murni.

Dengarkan “Ameliorasi” di Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan biarkan ia menjadi soundtrack yang menemani beban realitas yang sedang kau peluk diam-diam. (INQ)