“Forever Still” dan Cara REVIND Memeluk Duka Tanpa Banyak Kata

Categories: Music

Share
Band metalcore asal Jawa Timur, REVIND, kembali merilis karya terbaru berjudul “Forever Still”, sebuah single yang terasa lebih deep dibandingkan rilisan mereka sebelumnya. Dirilis pada 26 Februari 2026, lagu ini menjadi salah satu karya paling emosional yang pernah mereka lepaskan. Sebuah elegi sunyi tentang kehilangan, cinta yang tertinggal, dan kenangan yang terus hidup bahkan setelah seseorang tiada.

“Forever Still” berangkat dari cerita tentang seseorang yang harus menerima kenyataan ketika orang yang paling ia cintai telah pergi untuk selamanya. Menyayat hati lewat bait liriknya,

 “Still I see your face every time I close my eyes,”
“You’re forever still in my heart
.”

REVIND mencoba menggambarkan bagaimana duka tak pernah benar-benar hilang dan hanya berubah bentuk, tinggal sebagai luka yang terus menganga dalam ingatan.

Secara musikal, lagu ini tetap berdiri di atas fondasi metalcore yang ganas dan agresif. Riff gitar yang berat berpadu dengan atmosfer melankolis, menciptakan ruang emosional yang kuat bagi pendengar. Digempur breakdown yang intens hadir berdampingan dengan bagian melodik yang lebih sendu, membawa dinamika yang membuat lagu ini terasa seperti perjalanan sunyi, kemarahan, hingga perlahan menuju penerimaan.

Tekanan emosional juga terasa kuat pada vokal yang disajikan. Setiap bait terdengar seperti upaya menahan kehilangan yang terlalu besar untuk dijelaskan sepenuhnya dengan kata-kata. Lirik seperti :

 “Flowers laid out to you, heaven is waiting for you,”

bak menjadi simbol perpisahan terakhir dalam menelan sebuah kepahitan yang harus diterima.

REVIND sendiri bukan nama baru di skena metalcore Indonesia. Band asal Jawa Timur ini telah terbentuk sejak tahun 2007 dan memiliki perjalanan hampir dua dekade di dunia musik independen. Selama itu, mereka telah tampil di lebih dari 50 panggung di berbagai kota di Jawa hingga Bali, dikenal lewat performa yang energik serta memiliki karakter.

Ciri khas REVIND terletak pada perpaduan agresivitas metalcore dengan pendekatan lirik yang reflektif. Riff gitar yang berat dan sound yang gahar menjadi fondasi utama musik mereka, sementara tema-tema emosional sering muncul dalam penulisan lagu mereka. Kombinasi tersebut membuat mereka perlahan membangun basis penggemar yang loyal di berbagai kota.

Saat ini REVIND diperkuat oleh Riza Novandra pada vokal, Aris Wahyudianto pada bass, Awang Pratama dan Eka Ari Kurnia Putra pada gitar sekaligus vokal latar, serta Edwin Satrio Prabowo di balik drum. Bersama formasi ini, mereka terus menghadirkan energi metalcore sesuai pakem mereka.

Lewat “Forever Still”, REVIND memperlihatkan kedewasaan dalam penulisan lagu dan produksi.
Dengarka single “Forever Still” yang telah tersedia di seluruh platform digital streaming sejak 26 Februari 2026. Hellyeah! (INQ)

PALM TREES & TEBSKY Menertawakan Generasi Stagnasi Lewat “Gojod Bae”

Categories: Music

Share
Dari Tangerang Selatan, unit alternative reggae sound Palm Trees, kembali membawa kabar baik atas perilisan singleterbaru mereka berjudul “Gojod Bae”, kali ini menggandeng Tebsky dalam sebuah kolaborasi yang terasa cukup menarik.

“Gojod Bae” lahir dari fenomena umum dimana generasi muda yang terjebak nyaman dalam narasi stagnasi. Nongkrong tanpa arah, mimpi yang ditunda, langkah yang disitu-situ aja. Istilah “gojod bae” dari keseharian Betawi dipakai sebagai metafora untuk menyentil sikap kehidupan yang pasrah tanpa usaha, gitu-gitu aja. Palm Trees dan Tebsky memilih menertawakannya sambil mengajak kita semua mengarungi gelombang kehidupan bersama.

Di balik lagu ini, ada cerita lama yang dihidupkan kembali. “Gojod Bae” merupakan transformasi sekaligus kelanjutan materi yang dulu tumbuh bersama The Jalu, band asal Jelupang sebuah wilayah dimana menjadi titik awal perjalanan Palm Trees. Dari tanah yang sama, cerita lama itu kini diolah ulang dengan perspektif yang lebih matang, energi yang lebih segar dengan lirik ringan bahasa sehari-hari.

Paradoks menjadi kekuatan utamanya. Keresahan yang tidak dibungkus muram, dilepas dalam gelombang groove “yoman” yang siap menghantam. Suara Aryo dan Tebsky terdengar seperti seruan di tengah keramaian kampung. Kritik sosial positive, bentuk kepedulian dalam bentuk sindiran.

“Gojod Bae” mengingatkan bahwa terlalu lama diam bisa menjadi kebiasaan yang berbahaya.

“Kami ingin menyampaikan keresahan tanpa harus terjebak dalam rasa putus asa. ‘Gojod Bae’ adalah ajakan untuk bergerak,” ujar Palm Trees.

Lewat rilisan ini, Palm Trees memasuki fase baru yang lebih berani namun tetap membumi. Menghormati akar cerita mereka sendiri, tanpa ragu menarik pendengarnya untuk bangkit berdiri. Dengarkan single “Gojod Bae” – Palm Trees feat. Tebsky yang kini telah tersedia di seluruh platform streaming digital favorit kalian fren ! (INQ)

Tamoor dan Cinta yang Tumbuh di Balik Distorsi Lewat Single “Love Blossoms Here”

Categories: Music

Share
Dari sudut ruang latihan yang dipenuhi dengung amplifier hingga sesi workshop yang mematangkan setiap detail aransemen, Tamoor kembali melangkah dengan cerita baru. Unit rock asal Karawang ini resmi memperkenalkan singleketiga mereka, “Love Blossoms Here”, yang telah dirilis pada awal Februari kemarin.

Setelah sebelumnya merilis “Mastermind” dan “John Larry” yang sarat kritik sosial dan politik, Tamoor kini memilih arah yang berbeda. Di single terbarunya, mereka menurunkan tensi amarah dan menggantinya dengan sesuatu yang lebih intim tanpa kehilangan karakter rock yang selama ini mereka bangun.

Terbentuk pada 26 Maret 2023, Tamoor diperkuat oleh Yazid Zidan (vokal), Byan Alfar (lead guitar), Fathan Farid(bass), dan Ryan Lutfy (drum). Sejak awal, mereka menancapkan identitas pada semangat rock 70-an dengan pakem riff gitar fuzzy, anthem groove yang terasa hidup, berbalut raw energy.

Namun di “Love Blossoms Here”, distorsi yang biasa terdengar garang justru menjadi latar bagi cerita yang lebih hangat.

Mengangkat kisah cinta yang tumbuh secara alami tentang pertemuan yang tak direncanakan, kedekatan yang berkembang perlahan, dan diperkuat dengan keyakinan emosional. Tentang perasaan yang hangat. Liriknya pun sengaja memberi ruang interpretasi bagi siapa pun yang mendengarkannya.

Secara musikal, Tamoor tetap setia pada fondasi rock 70-an. Riff gitar rumit berpadu dengan bassline yang harmonis dan ketukan drum yang solid, menciptakan keseimbangan antara nuansa hangat dan energi yang tetap menggigit. Referensi mereka terasa kuat pada band-band klasik seperti Led Zeppelin, Deep Purple, dan Queen di era album awal rock yang penuh groove, dinamis, dan dengan berani memainkan kontras emosi.

Proses penciptaan lagu ini bermula pada November 2024 saat Byan mulai menulis lirik sekaligus merancang progresi musik dan notasinya. Lagu tersebut kemudian dikembangkan bersama seluruh personel melalui sesi workshop hingga menemukan bentuk yang paling utuh. Sejak rampung pada Februari 2025, “Love Blossoms Here” disiapkan sebagai bagian dari fase baru perjalanan musikal Tamoor.

Menurut Byan, lagu ini lahir dari pengalaman sederhana yang meninggalkan kesan mendalam

“‘Love Blossoms Here’ mengangkat kisah cinta yang tumbuh secara alami—tentang pertemuan, kedekatan, dan keyakinan emosional yang perlahan mengakar kuat. Di lagu ini kami ingin menangkap momen ketika cinta hadir bukan sebagai euforia sesaat, melainkan sebagai perasaan yang menetap dan memberi makna. Selebihnya, orang bebas menafsirkan dan membawa makna dari lagu ini ke mana pun mereka mau,” ungkapnya.

Sementara itu, Yazid melihat single ini sebagai penanda perubahan cara pandang mereka terhadap tema dan musik.

“Melalui ‘Love Blossoms Here’, kami membuka mindset baru bahwa musik yang bagus dan playable nggak selalu harus mengangkat topik yang berat. Bahkan, hal-hal yang paling manusiawi seperti cinta—pun bisa jadi sesuatu yang jujur dan kuat untuk disampaikan.” Tutup Yasid.

Lewat “Love Blossoms Here”, Tamoor membuktikan bahwa distorsi tidak selalu identik dengan kemarahan. Di balik dentuman kasar dan fuzz yang tebal, ada sisi yang lebih lembut dibalut distorsi yang tetap membara.

Penasaran dengan lagunya? “Love Blossoms Here” sudah tersedia di seluruh platform digital streaming favorit kalian! Bravo fren! (INQ)